artist gigs musician profile

Live Your Dreams : Keke Ode Naomi

March 9, 2014

Nama : Ignasia Keke Ode Naomi

Kota Asal : Yogyakarta

Pekerjaan : Mahasiswi

Umur : 20 tahun

Quotes : “Dimanapun kamu berada, di situlah kamu berkembang” – Guru SMA-ku

 

Keke Ode Naomi

Kalian yang datang ke gelaran FLAMINGDAYS: 3 Tahun LOTF tanggal 2 Maret 2014, di U&KL Eco Forestry Area kemarin, pasti tidak asing melihat sosok gadis manis ini. Dia adalah Keke Ode Naomi, pemain saxophone dari band rock & folk asal Yogyakarta, yaitu Gerap Gurita.

Selain bermain bersama Gerap Gurita, Keke turut memeriahkan acara ulang tahun miss Flamingo dengan menyumbangkan beberapa lagu ditemani empat pria menawan (masih personil Gerap Gurita) yang mengisi backing vocal sambil sesekali bergoyang malu-malu menggemaskan, hihi.. Dengan suaranya yang unik, Keke berhasil membuka acara FLAMINGDAYS dengan penuh keceriaan.

Miss Flamingo melihat penampilan nona manis ini, pertama kali di sebuah pembukaan pameran anak-anak FSMR ISI Yogyakarta, Januari 2014 lalu. Penampilan itu membuat miss Flamingo seketika jatuh cinta dengan suara mahasiswi jurusan Psikologi ini. Musiknya sederhana, ditemani sebuah keyboard, glockenspiel, dan clarinet, namun begitu menggoda untuk turut sing along sambil sesekali menggoyang-goyangkan badan. Apalagi ketika melihat aksi pria-pria menawan yang menemani Keke bernyanyi, mungkin para wanita akan jatuh cinta dibuatnya, hihi..

Keke mulai bermusik sejak kelas 2 SD, mengawalinya dengan belajar piano. Setelah belajar selama tiga tahun, Keke mulai merasa bosan. Saat itulah ayahnya tiba-tiba menawarkan Keke untuk belajar saxophone. Tawaran itupun dia terima dengan sangat antusias, khas anak kecil yang selalu penasaran dan ingin mencoba hal-hal baru. 

Dari kelas 2 SD, sampai sekarang duduk di bangku kuliah, Keke masih terus menekuni musik. Semangat dan konsistensinya di dunia musik, membuat miss Flamingo semakin penasaran untuk mengenal sosok gadis berambut ikal ini lebih dalam lagi. Yuk, mari kita kenalan yuk.

Aku suka menyanyi sejak kecil. Kata bapak, waktu kecil itu suaraku fals banget sampai bapakku sempet desperate karena anaknya nggak bisa nyanyi. Makanya akhirnya aku diarahin buat main musik aja, haha..

Gara-gara pernah dikatain suaranya fals, aku jadi minder, nggak berani nyanyi di depan orang asing. Lalu, mulai SMP, aku ikut les Inggris dan diajarin pronunciation. Sejak itu, aku jadi suka denger dan nyanyiin lagu-lagu dengan lirik bahasa Inggris. Sampai suatu ketika, waktu aku kelas 3 SMA, kebetulan Gerap Gurita mau main di suatu acara dengan 2 lagu yang ada vokal ceweknya. Waktu itu additional vokalis ceweknya nggak bisa ikutan dan pada saat latihan, ceweknya cuma ada aku. Jadi mau-nggak-mau, aku yang nyanyi. Nah dari situ, aku baru mulai berani nyanyi di depan banyak orang hehe..  

Aku tertarik dengan musik karena musik itu asik dijadiin tempat pengaduan selain ke Tuhan. Entah itu lagi seneng, sedih, jatuh cinta, sakit hati, ataupun cunthel (stuck -missFlamingo) otaknya. Pada akhirnya juga, musiklah yang ikut nemenin aku. Aku selalu menemukan kebahagiaan, entah ketika aku main ataupun sekedar dengerin musik.

Saat ini aku bermusik bersama Gerap Gurita dan ada sebuah solo project “suka-suka”. Di project “suka-suka” itu aku main piano sambil nyanyi, dibantu beberapa teman dari Gerap Gurita dan Membabibuta sebagai backing vocal (A-inx, Anom, Indra, Dian, Okky) dan pemain klarinet (Sugma). Selain itu biasanya ya cuma ngebantuin band temen-temen aja sebagai additional player. Sisanya, sesekali  main buat cari duit sama buat acara di gereja.

Project “suka-suka” ini  awalnya cuma iseng-iseng aja. Kebetulan di awal tahun 2011, Anom (Gerap Gurita) lagi punya interface baru, kemudian dia dan A-inx (Gerap Gurita) ngerayu aku buat bikin project iseng-iseng sekaligus untuk mengisi waktu luang setelah UAN SMA nanti.

Waktu itu sih rencananya mau nge-cover lagunya Ramones-KKK Took My Baby Away, tapi di pertengahan waktu, secara nggak sengaja aku berhasil bikin 1 lagu, gara-gara otaknya lagi cunthel ngadepin buku-buku bank soal UAN, hihi.. Setelah UAN selesai, aku langsung record lagu tersebut. Proses ngerekamnya pun terjadi begitu saja di rumah, semua serba seadanya, bermodalkan piano yang nggak tune-in, 2 mic pinjeman dari temen, dan interface baru.

Semua alat musiknya dimainin sendiri mulai dari vokal, piano, saxophone, glockenspiel, dan backing vocal. Semuanya jadi mendadak dimainin sendiri, mendadak seperti orang multi-talenta. Akhirnya dari situ, jadilah 1 lagu berjudul “Tweet Of Bitch” yang mendapatkan sambutan hangat dari teman-teman dekat dan malah jadi masuk ke radio Geronimo FM juga, berkat seorang teman. Semuanya jadi serba tak terduga aja sih, dengan musik, seakan-akan I was blessed gitu 😀

Inspirasi biasanya datang dari lingkungan sekitar, bapak, teman-teman sepermainan, musisi, dan film. Semua lagu yang aku dengar juga cukup mengendap dengan baik di otakku, semuanya memberikan inspirasi. Musisi yang banyak memberikan inspirasi buat aku adalah Frank Sinatra, Gene Kelly, Blossom Diarie, Judy Garland, Peggy Lee, Benny Goodman, Charlie Parker, Singing Sadie, John Zorn, Karen O, Bjork, The Mahones, Flogging Molly, Cherry Cokes, dan masih banyak lagi.

Selain bermusik, keseharianku cuma kuliah, ngerjain tugas, dan pacaran di akhir pekan hehe..

Aku pernah bosan main saxophone. Mungkin karena kadang kurang motivasi aja terus jadi malas latihan dan jadi merasa nggak ada kemajuan hehe.. Tapi, kalau lagi merasa jenuh dengan bermusik, biasanya aku browsing aja ngebuka youtube, soundcloud, dan lain-lain, sekedar buat refreshing aja sih. Biasanya, setelah itu dengan sendirinya mood-nya balik lagi.

Aku yakin untuk terus di dunia musik karena di sini aku merasa bisa belajar banyak hal, terutama dari lingkungan sekitar. Aku ketemu banyak orang dengan berbagai karakter dan selera musik. Itu semua secara otomatis bikin aku belajar banyak dari mereka. Nggak mululu berkaitan sama musik juga sih, tapi yang pasti bisa menambah referensiku juga. Selain itu, ya buat seneng-seneng aja walaupun tugas kuliah numpuk, haha.. Pokoknya aku mencoba untuk menyeimbangkan antara seneng-seneng dan pusing-pusing. Ada waktunya sendiri buat pusing-pusing ngerjain tugas dan setelah itu band-band-an lagi, hehe.. Keep on balancing aja!

Ada nasehat terbaik yang datang dari ibuku. Sejak kecil sampai sekarang, beliau selalu nyeramahin gini, “Kalau punya sesuatu (kemampuan tertentu, rezeki, dan lain-lain) jangan lupa dibagi buat Tuhan juga”. Mungkin maksudnya jangan sampai jadi kacang lupa kulitnya kali yah? Hehe..

What motivates me to keep on going? Mungkin karena ada keinginan untuk terus belajar, terus bersenang-senang, dan adanya support dari keluarga, teman, dan pacar 😀

Dalam 5 tahun kedepan, Keke akan menjadi seorang psikolog yang mengisi waktu luangnya dengan bermain bermusik (Amiiin –missFlamingo).

Kalau bisa mengubah sesuatu didunia, aku ingin bisa membantu orang-orang yang learned helplessness jadi lebih berdaya, entah itu karena mereka berkebutuhan khusus, korban kekerasan, dan lain-lain

Keke in 5 words : Day dreamer, good girl, pendiam, pemalu, dan tak lupa pemanis :p

Sukses itu kalo aku bisa telaten mengikuti suatu proses dari awal sampai akhir dengan segenap hati, pikiran, dan tenaga yang tercurahkan.

Bahagia buat aku, kalo aku bisa melakukan sesuatu yang aku suka dengan full-support dari orang-orang terdekat dan sukses.

Am I happy? Yes, I am. BAHAGIA BANGEEETT! (penuh penekanan saking bahagianya -missFlamingo)

 

Keke Ode Naomi

 

Cek Soundcloud : Keke Ode  Naomi untuk mendengar karya-karya gadis manis ini yaaa.. 

Sukses terus nona Keke, semoga bisa berjumpa lagi di Bandung 🙂

stalk her on twitter : @odeforkey

 

♥ ♥ ♥,

miss Flamingo

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply