menikmati pameran seni rupa – DISTRAKSI & Never Say Old Market dengan iringan musik ♥

Langit cerah ceria menyambut Jumat pagi, seakan tersenyum menjanjikan kesetiannya sepanjang hari. Tepat pukul 10.00, beberapa orang yang didominasi para wanita masih sibuk bersiap – siap mempercantik boothnya masing – masing. Beragam buku, baju bekas, dan aksesoris handmade pun siap bersaing untuk memanggil – manggil para pengunjung, ‘Beli saya dong, beli saya…’. Acara senang – senang yang digelar untuk memberikan keriangan baik bagi si pembuat event, pengisi booth, seniman yang ikut pameran, serta pengunjung yang datang ini baru mulai ramai dikunjungi pada sore hari. Bertempat di pekarangan rumah dari Galeri Titik Oranje yang terletak di Jalan Pramuka, tepat di seberang Taman Pramuka.

8 booth turut ambil bagian dalam Never Say Old Friday Market kali ini, antara lain NyalaWarung Imajinasi – Bank Mega, Sputnik, Roedjit, IT’s, Reading Lights, Lollidays, Big Soldes. Penampilan dari band – band akustik aseli Bandung menemani pengunjung yang berdatangan di sore hari; antara lain The Saturday Guy yang membawakan lagu – lagu dari King of Convinience juga lagu sendiri, salah satunya adalah Sweet Lies (favorit miss Flamingo ) yang terdapat dalam EP mereka; serta Under My Pillow yang gosip – gosipnya akan mengganti nama mereka.

Sore harinya, pembukaan pameran yang mengangkat tema ‘Distraksi’ pun digelar sekitar pukul 18.30. Acara yang dibuka dengan duo art performance dari Darah Rouge ini cukup atraktif dan menarik perhatian pengunjung yang datang. Segala gerakan mulai dari menggendong satu sama lain, tindih – tindihan di atas rumput, bergerak lincah kesana kemari, mereka juga memanfaatkan segala benda yang ada di sekeliling mereka diiringi instrumen accordion.

Acara pun dilanjutkan dengan kata sambutan dari sang kurator nona Vai Avanti Anggia, pameran kali ini menjadi pameran ke 2 yang ia kuratori. Sebelumnya nona Vai telah menguratori pameran foto yang diadakan oleh Media Parahyangan dari Unpar di Potluck Cafe entah beberapa tahun yang lalu (lupa mode on). Lalu pembukaan pameran pun dituntaskan oleh Deden Sambas.

Pameran yang mengangkat fenomena distraksi, yang tak hanya menjadi “curhat” serta pengalaman nona Vai semata, tengah mewabah hampir di setiap kehidupan manusia akhir – akhir ini. Seperti halnya gadget macam TV, Blackberry, serta situs jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook yang menyita hampir sebagian besar hidup manusia. Yang mungkin setiap dari kita sebenarnya bisa melaksanakan hal – hal produktif lainnya. Dan buat miss Flamingo sendiri yang cenderung impulsif hiihii, setiap hal – hal kecil yang sedikit menggiurkan pun bisa menjadi sebuah distraksi yang cukup mengganggu. Namun efek dari distraksi itu sendiri tidak melulu berujung menjadi sebuah hal yang negatif :). Ruang dari Galeri Titik Oranje yang terbilang lumayan mungil ini menampung empat buah karya dari empat orang seniman muda asal Bandung, yang menerjemahkan distraksi dari perspektif mereka masing – masing. Irfan Hendrian, Ranny ‘Bocil’, Vincent Rumahloine, dan M. Arif Hakim menampilkan karya mereka dalam beragam media, mulai dari layering paper, drawing on paper, serta printing on tiles. Pameran ini akan berlangsung hingga 29 Agustus mendatang :D yippiew.

Suara unik, merdu, dan cantik dari nona Sarita dari Mr Bean and The Teddy Bear menemani pengunjung menikmati karya yang dipamerkan. Band yang mengusung jazz, swing, bossa nova, classic dan juga pop ini membawakan beberapa lagu orang dan lagu sendiri tentunya. Senangnya lagu Jhonny yang menceritakan tentang seorang wanita yang ditinggal pacarnya ini dibawakan (one of my fav song ). Di akhir acara, sedikit kejut – kejut manis pun diberikan kepada Irfan Hendrian (alias Kambienk) – sang seniman yang turut berpameran serta Aries Ismail sang gitaris Mr Bean and The Teddy Bear yang ternyata tanggal ulang tahunnya jatuh di hari yang bersamaan (jodohkah? jengjeng..) pada tanggal 27 Juli. Iringan lagu Happy Birthday yang dibawakan oleh Mr Bean and The Teddy Bear serta beberapa kali panggilan oleh nona Sarita tak kunjung membuat bung Irfan kunjung menampakkan batang hidungnya. Akhirnya dengan sedikit paksaan dari sang pacar, bung Irfan yang pura – pura ga denger dari tadi rupanya dan sedikit sok malu – malu berhasil digiring keluar. Setelah kejut – kejut bung Irfan berakhir, sekarang waktunya untuk aa gitaris yang dibawakan kue, yippiew. Selamat ulang tahun, sukses selalu *peluk cium hangat dari miss Flamingo*.
Suasana hangat di malam itu, para pengunjung asyik duduk – duduk di rumput sambil menonton penampilan dari Mr Bean and The Teddy Bear :).
- salam hangat duduk di rumput, photos captured by nona Aisyah, terimakasih ♥♥♥

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>