band gigs topics

Sunday Jazz : Soulitude

April 16, 2011

Hampir seminggu yang lalu, di sebuah minggu sore yang cerah, miss Flamingo menguntit seorang teman ke Potluck. Dengan berbekal sebuah kamera andalan yang sudah semakin tua dan sebuah sepeda keranjang yang asik sekali, miss Flamingo siap untuk menikmati musik-musik Jazz yang dimainkan oleh band-band asik yang tidak hanya berasal dari kota Bandung.

 

Sunday Jazz adalah sebuah acara musik yang (awalnya) rutin dilaksanakan setiap sebulan dua kali. Acara yang diselenggarakan oleh Klab Jazz ini dimulai dari jam 15.30 sampai 20.00, tapi menurut sumber yang membocorkan rahasia ke miss Flamingo, acara ini bisa saja selesai jam 21.00. Semua tergantung pemain-pemainnya, karena biasanya di akhir acara suka ada Jam Session, everyone can play. Mungkin ini sama seperti yang pernah miss Flamingo saksikan, di sebuah cafe lainnya yang juga suka mengadakan acara musik. Kurang lebih gambaran suasananya adalah, disana disediakan alat-alat musik, kemudian mereka saling menyahut memanggil nama temannya untuk bermain bersama. Kemudian, JREENGG bermainlah mereka bersama-sama secara spontan. Tanpa sengaja untuk latihan sebelumnya, benar-benar bermain secara spontan, namun mereka tetap dapat membawakan musik yang asik. Mungkin memang begitulah jika kalian bermain musik dengan penuh perasaan dan penuh oleh skill, penampilannya sangat memukau dan membuat hati terenyuh mendengarnya. 😉

 

Sore itu, acara yang sudah diselenggarakan sebanyak 19 kali ini menampilkan lima band Jazz, yang salah satunya adalah Soulitude sebuah band yang berasal dari Bogor. Band yang namanya merupakan singkatan dari sound and live instrument made ini memiliki 5 personil tetap dan 2 personil tambahan. Rama (drum), Ivan (bass), Umay (saxophone), Intan (vocal), dan Sandi (keyboard) serta dua tambahan lainnya adalah Gentani (vocal) dan Ivan (gitar). Berikut adalah beberapa cuplikan obrolan miss Flamingo dengan anak-anak Bogor yang juga pernah menjuarai kompetisi Axis Java Jazz Festival Regional Bogor (juara kedua).

 

MF : Gimana sih awal terbentuknya Soulitude ?

S : Kita terbentuk karena waktu itu kita mau ikutan kompetisi Kampung Jazz, dan akhirnya sampe sekarang deh kita main bareng.

MF : Awalnya kalian ini temen main atau gimana?

S : Iya kita temen main.

MF : Udah ada demo atau album?

S : Belum ada, tapi dlm tahap pengerjaan sih.

MF : Ada harapan-harapan untuk kedepannya? Ingin setenar band apa?

S : Untuk itu kita ngeflow aja sih, kita masih belum punya target mau seperti apa, tapi ya kita do the best aja, karena sekarang judulnya masih bermusik.

MF : Ada pesan-pesan buat para musisi-musisi muda di luaran sana?

S : Kita dari Soulitude sih mikirnya, kita main musik berusaha untuk jujur. Kun fa ya kun, yang terjadi terjadi pun. Ga perlu maksain diri, pengen bikin gebrakan tapi ga main dari hati, bermusik ya bermusik aja, ga musti ngikutin pasar, yang penting bermain pake hati.

 

Tak terasa hari pun sudah semakin sore, dan miss Flamingo masih harus melakukan kegiatan seru lainnya, akhirnya miss Flamingo terpaksa melangkahkan kaki menjauhi keseruan sore di Potluck, dengan harapan akan terus dapat menyaksikan acara-acara Jazz seru lainnya. Karena satu hal yang miss Flamingo sukai dari para musisi Jazz, sejauh ini yang miss Flamingo lihat, sedikit apapun orang yang datang menyaksikan mereka, atau dengan sound yang minimalis, namun mereka tetap bermain musik dengan penuh perasaan. Terkadang dengan senyuman yang selalu tergores si pipi, atau terkadang dengan kerutan di dahi, menandakan mereka benar-benar serius memainkan musiknya, itu lah yang membuat miss Flamingo senang untuk datang lagi dan lagi menyaksikan dan bertemu musisi Jazz. They are amazing. 🙂

 

Hugs and kisses,

miss Flamingo

Photos by : miss Flamingo

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply