topics

Who You Are #31 : Agung “Abud” Budiawan, The Man Behind Houstons Original dan Landon Youths

December 1, 2015

Sore hari yang mendung sangat mendukung untuk ngopi-ngopi ganteng, namun mas flamingo bingung karena kalau ngopi sendirian kelihatannya seperti minta dimodusin dedek-dedek coffee shop. Akhirnya daripada melongo di rumah kesepian karena sedang libur kerja (he-he),  mas flamingo janjian dengan seorang kawan di warkop (warung kopi) yang hype di bilangan Jalan Gandapura.

Sesampainya di sana mas flamingo  memarkir kendaraan di depan lokasi janjian, tetapi ternyata kita sampai di sana berbarengan, langsung hi-five dan salaman ala-ala bro banget lah kita. Lumayan lah udah lama gak ketemu. Akhirnya kita masuk dan pilih tempat duduk di dalam ruangan karena saat itu cuaca sudahmulai tidak bersahabat karena hembusan anginnya cukup kencang ditambah hujan rintik-rintik.

Abud sedang merapikan film yang akan discan untuk keperluan pengerjaan Lookbook di www.houstonsoriginals.com yang 70% nya dari hasil jepretan kamera analog

Abud sedang merapikan film yang akan discan untuk keperluan pengerjaan Lookbook di www.houstonsoriginals.com yang 70% nya dari hasil jepretan kamera analog

Abud, panggilan akrab dari Agung Budiawan ini memiliki kesibukan mengelola dua brand apparel sekaligus yaitu Houstons Original dan Landon Youths. Brand tersebut lahir dari jiwa DIY (Do It Yourself)-nya sendiri. Dari jaman dulu Ia mengaku senang membeli barang keperluan untuk dirinya sehari-hari, tetapi Ia masih merasa harga dari barang yang Ia beli tersebut tidak dapat memenuhi semua kebutuhan yang Ia inginkan. Lalu setiap membeli barang, pasti saja ada yang Ia rombak seperti menambahkan saku, resleting atau bahkan inner liningnya (kain lapisan dalam). Akhirnya daripada terus-terusan seperti itu Ia mulai membuat barang yang dapat memenuhi kebutuhan dan dijual dengan banderol harga yang setimpal.

Sosok yang mas flamingo kenal sebagai seorang lulusan D3 Jurusan Bahasa Inggris Politeknik Bandung ini berceloteh tentang masa-masa kuliahnya dulu yang sebenarnya tidak begitu berhubungan dengan apa yang digelutinya sekarang. Setelah lulus pun, Ia tidak berminat menggunakan ilmunya untuk menjadi seorang penerjemah atau tour guide.“F*ck no! gw lebih memilih untuk jadi yang sekarang ini, mengikuti passion gw untuk berwirausaha. Tapi emang sih karena gak dapet kerjaan juga, haha. Lamar sana-sini gak dapet akhirnya nyoba aja iseng untuk bikin produk buat dijual, dan kebetulan waktu itu sempet dapet beasiswa, uangnya dikumpulin, sebagian dipake buat modal tapi ya gitu gak jelas make nya gimana tiba-tiba abis aja”.

Ia mengaku akhirnya setelah uang beasiswanya habis gak jelas Ia meminjam uang dari ibunya untuk modal usaha. Setelah berbagai macam usaha melalui proses trial and error lahirlah Houstons Original di tahun 2011, sebuah merk dagang yang menjual produk tas berbahan denim. Menurutnya, produk seperti itu memang lagi hype, selain itu ternyata keinginan untuk membuat produk berbahan dasar denim dengan bentuk selain celana, sudah ada sejak dulu.

Beberapa waktu bergulir. Memasuki tahun 2012, uang pinjaman ke Ibunya sudah dilunasi dan bisa mandiri, akhirnya mulailah terpikir olehnya bahwa produknya banyak pesaing dan rasanya membosankan. Ia kembali ke asal muasal hobi untuk membuat barang dengan nilai lebih ketimbang hanya tas yang hanya bisa menyimpan beberapa benda dan tidak memiliki nilai guna lebih. Produk tas yang dirilispun mulai mengalami perubahan, Ia lebih banyak memerhatikan detail seperti bahan yang kuat dan anti air, high quality hardware accessories serta design penempatan inner lining yang anti air, resleting, leather patch, juga webbing.


TES-6

TES-10

TES-7

“Kenapa? ya karena gw ingin membuat barang yang daily wear, di mana barang yang dibuat harus menyesuaikan dengan aktivitas. Karena diperuntukan untuk menemani kegiatan sehari hari, jadi dalam kondisi apapun produk itu durability nya harus bagus. Detail-detail kecil seperti penempatan leather patch contohnya, itu kenapa garisnya gak vertikal seperti yang kita lihat di produk keluaran brand lain, itu karena ada fungsinya yaitu untuk kita agar bisa menambah tali untuk membawa barang yang tidak masuk ke dalam tas, jadi bisa kita sangkutin dengan menambah strap (tali) dan kita ikat simpul ke strap atau webbing tas kita yang udah ada”, ucapnya.

Dengan pengetahuannya dan riset tentang daily wear yang Ia pahami, Ia sendiri ingin mengubah image daily wear yang sudah ada tanpa melihat kekuatan bahan dan umur pemakaian dengan membuat produk yang dapat digunakan di kondisi cuaca atau aktivitas apapun selain diluar aktivitas formal. Houstons Original lah yang Ia gunakan untuk mengubah image daily wear tersebut. Di sela-sela kesibukannya dengan Houstons Original, Abud pun merintis project terbarunya yaitu Landon Youths yang sebenarnya adalah pelampiasan kreatifitas untuk membuat produk produk lain diluar konsep Houstons Original, sejauh ini produk yang dirilis yaitu apparel & accessories seperti bracelets, keychain, iPhone Case, ballcap dan flannel shirt.

MF: “Sekarang selain sibuk making things di Houstons Original dan Landon Youths, apa yang lagi yang dilakuin?

Abud: “Sekarang sih lagi rajin foto foto aja yang nantinya akan dijadikan sebuah jurnal yang bernama “Daytripper Journal”

MD: “Apaan tuh?”

Abud: “Jadi ini sebenernya salah satu program Houstons Original dimana akan memuat jurnal dan foto dari kegiatan jalan jalan team kami, dan beberapa kontributor traveler favorit pilihan kita. Kenapa Daytripper bukan traveler, karena travelling kan gak setiap hari, kita sendiri sehari-hari kan banyak melakukan aktivitas baik itu berangkat kerja, kerja, pulang kerja, dan main itu sendiri kan nge-trip dan kesemuanya pasti ada momen yang layak untuk ditulis ya jadi itu alasan kenapa namanya “Daytripper Journal”. Untuk saat ini sudah ada beberapa cerita mulai dari Bandung, Jakarta, Ujung Kulon, Singapore, dan untuk kedepannya bakal ada Raja Ampat juga, masih in progress”

Wow asyik juga ya, dari mulai iseng akhirnya menemukan apa yang Ia sukai dan mengerjakannya sambil dibayar.

“Stay at what you good at, explore aja apa yang kamu sukain dan kamu bakal nemuin potensi kamu.”

-Abud

TES-1

Mau tau lebih tentang apa yang dikerjakan oleh Abud?

Cek di

www.houstonsoriginal.com

Atau

Instagram : houstonsoriginal & landonyouths

You Might Also Like